“micelle” begitu nama yang pikulnya. Ia mulai tumbuh besar menjadi seorang remaja yang mulai merasakan cinta, “cinta monyet” ya, begitulah orang orang mengatakan cinta anak remaja. Cinta pertamanya adalah Key, orang yang romantis berwajah tampan. Iya menembak micelle dengan cara yang aneh. Dan membuktikan cintanya dengan nyebur kekolam. Kisah cinta mereka berlanjut hingga SMA.
Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun telah berlalu. Kini Micelle kecil telah berubah menjadi gadis dewasa yang mengagumkan. Hari ini adalah hari pengumuman lulus atau tidaknya anak SMA, penentu berhasil atau tidaknya pengabdian kita selama 3 tahun ini. ” hey micelle, kau lulus !” kata cherry, sahabat Micelle. ” ah! Masa’ iya ? kau ? ” ”aku juga” beberapa saat kemudian, lapangan telah dipenuhi anak kelas tiga yang siap-siap mencoret-coret baju. Saat yang paling indah, namun tanda dari perpisahan.






